Monday, September 18, 2017

Alasan Mengapa Vespa Extreme Harus Dimusnahkan



Gua gak berharap kalian buat baca artikel ini. Tapi gua mohon kalo kalian udah klik artikel ini, tolong baca sampai habis! 
Vespa merupakan salah satu alat transportasi yang banyak diminati masyarakat luas termasuk masyarakat Indonesia. Menurut oto.detik.com, Indonesia merupakan pengguna vespa terbanyak ke-2 di dunia. Vespa sendiri memiliki 2 jenis mesin berdasarkan langkah usaha, yaitu 2 tak dan 4 tak.
Vespa diproduksi pertama kali pada tahun 1946 di Florence, Italia. Sepeda motor ini sempat berjaya dimasa nya, dan bahkan sampai sekarang. Piaggio sebagai pabrikan motor vespa tetap terus berinovasi hingga kini.
Di Indonesia, vespa ini menjadi sarana modifikasi yang terbilang beragam. Ada banyak sekali jenis rangka (chassis) yang unik. Mereka memberi nama hasil modifikasinya dengan sebutan 'Vespa Extreme'.

Karena dianggap membahayakan lalu lintas, akhirnya dibuat peraturan mengenai modifikasi motor. Pasal 52 ayat (1) UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (“UU No. 22/2009”) juncto Pasal 123 ayat (1) huruf b juncto Pasal 131 huruf (e) PP No. 55/2012. Adapun penelitian tersebut meliputi aspek:
1.    rancangan teknis;
2.    susunan;
3.    ukuran;
4.    material;
5.    kaca, pintu, engsel, dan bumper;
6.    sistem lampu dan alat pemantul cahaya; dan
7.    tempat pemasangan tanda nomor Kendaraan Bermotor.
Jika ditinjau dari peraturan diatas, vespa extreme belum memenuhi syarat secara keseluruhan. Lalu, apa alasan vespa extreme harus dimusnahkan?
Memang vespa extreme memungkinkan untuk menghambat lalu lintas seperti membuat kemacetan saat mogok, namun sebagian besar pengendara vespa extreme mulai berkendara saat malam hari dimana lalu lintas mulai sepi.
Dan ternyata, ada alasan lain mengapa vespa extreme harus dimusnahkan. Dan mari kita lihat dari hal lain, yaitu mobil hasil karya SMK 1 Singosari Malang, yaitu Kiat Esemka. Hasil karya anak bangsa ini belum bisa dihargai oleh Indonesia sendiri. Belum diproduksi secara massal, meskipun sudah di 'test drive' oleh Bapak Presiden Jokowi yang pada saat itu menjabat sebagai Walikota Solo.
Dilihat dari hal tersebut, alasan utama mengapa peraturan yang membahas tentang modifikasi dibuat karena masyarakat tidak bisa memberikan apresiasi terhadap apa hasil karya anak bangsa. Vespa Extreme merupakan hasil karya anak bangsa yang harus diapresiasi. Karena, orang asing sangat kagum melihat modifikasi vespa extreme karya anak bangsa. Namun mengapa kita tidak kagum?

Baca juga Hal Yang Didapatkan Ketika Memiliki Vespa
So, Save Vespa Extreme. Extreme Isn't Crime. We Are Save and Keep Safety Riding :)

No comments:

Post a Comment

Resensi Buku Menggugat Historiografi Indonesia

A. Identitas Buku Judul Buku          : Menggugat Historiografi Indonesia Penulis Buku       : Bambang Purwanto dan Asvi Warman Adam Pen...