Hai, whats up guys! Kembali lagi dengan gua yg mencoba memandang sudut pandang dari berbagai sudut pandang.
Salah jurusan sering terjadi pada anak sekolah, khususnya bagi jenjang sekolah tingkat atas (SLTA). Apalagi yang mereka belum memiliki pemikiran yang dewasa, karena pendewasaan diri bisa datang di usia yang tidak bisa ditebak. Jika dalam hidupnya hanya mengikuti alur, tanpa ada arah yang jelas.
Mereka yang lulus SLTP dan ingin melanjutkan ke tingkat selanjutnya pasti akan merasa bingung, bahkan mereka hanya biasa saja tanpa berpikir kedepannya. Bahkan mereka hanya sekolah karena mengikuti teman temannya tanpa ada niatan yang besar.
Lalu bagaimana jika pemikiran yang dewasa baru datang saat kita sudah terlanjur salah jurusan di pertengahan SLTA? Berhenti atau lanjut? Rugi atau tidak?
Pertama, mari lihat dari sudut pandang waktu. Secara waktu guys, kita udh rugi. Bayangkan jika selama itu kita membuka usaha? Selama ini kemana aja? Wasting time? That's right! Waktu yang udah kita jalani, gak ada yang didapat.
Kedua, coba kita lihat dari sudut pandang biaya. Untuk kalian yang punya bokap nyokap tajir oke aja ini bukan sesuatu hal yang penting. Tapi buat gua yang hidup sederhana? Rugi besar guys. Semua yang udah bokap nyokap kita perjuangin, sia-sia. Gak ada sedikit ilmu yang masuk di pikiran kita karena sekolah cuma ngikut-ngikut teman atau hanya mengikuti zaman.
Tapi coba kita lihat dari sudut pandang yang positif guys. Waktu memang gak bisa kita putar balik. Kalo kita udh terlanjur salah jurusan ya jalani aja, yang penting semangat. Memang dalam hal ini kalian rugi waktu, namun jika kita menjalaninya dengan bersungguh-sungguh pasti gak rugi. Usahakan kerugian kita, masih memiliki nilai lebih di diri kita. Lo pengen masuk dunia chef, tapi lo disekolahin masuk otomotif, gak papa. Lanjutkan saja karena "jika kalian belajar apa yang kalian suka, maka kapan kalian bisa apa yang kalian tidak suka?".
Dan belajar itu tidak rugi dalam hal uang. Pernah mendengar istilah Pengalaman itu mahal? Anggap saja salah jurusan yang kita hadapi menjadi proses pencarian pengalaman. Dalam hal ini kalian harus semangat dalam belajar. Karena gua sendiri lihat kawan-kawan gua yang dulu sekolah, mereka punya sifat masing-masing. Ada yang datang hanya untuk pulang (bahagia saat bel pulang menggema), ada yang datang hanya untuk menang (jam kosong digunakan untuk main game dan mendapati layar hp nya bertuliskan " Victory!"), ada yang datang hanya untuk peregangan (sampe sekolah, langsung ambil posisi tidur)
Walaupun sekolah tinggi gak jamin kita menjadi orang sukses, tapi gua percaya bahwa rajin belajar bisa bikin kita sukses. Dan ingat, ilmu bisa didapat tanpa kalian harus sekolah. Di era teknologi ini, kita bisa belajar dengan satu klik. Yap, dunia maya jawabannya. Dan cobalah untuk selektif dalam memilih suatu bacaan. Karena dalam dunia maya, jika kita tidak bisa memilih, kita akan terjerumus!
Jadi apa kesimpulannya dari postingan gua kali ini. Salah jurusan itu gak bikin dunia kiamat guys, karena bisa aja lo dapet sesuatu dari kegiatan salah jurusan. Dan yang lebih salah dari salah jurusan itu, ketika kita cuma diem aja karena takut mengambil jurusan apa. Dan pada akhirnya, kita hanya diam saja dan tidak belajar :)
Yap, itu dia sedikit ulasan dari gua si 'kreator kotor'. Gua bukan penggila viewers, tapi gua butuh komentar karena gua gila saran dan masukan. See you next time, guys

No comments:
Post a Comment